
Mengapa kami memulai Moments
Moments dimulai karena kami merindukan sesuatu yang cukup sederhana: aplikasi sosial yang benar-benar membantu Anda tetap terhubung dengan orang-orang terdekat.
Seiring waktu, banyak aplikasi sosial dipenuhi kebisingan, jangkauan, rekomendasi, dan cara memposting yang terasa lebih mementingkan penampilan daripada berbagi. Semuanya mulai meminta lebih banyak visibilitas, lebih sering memposting, dan lebih banyak sinyal.
Kami menginginkan sesuatu yang lain. Tempat di mana setiap momen tidak harus menjadi konten untuk semua orang. Tempat di mana audiens itu penting. Di mana privasi bukan sekadar tambahan. Di mana konteks tetap bernilai.
Itulah sebabnya Moments menyatukan hal-hal yang biasanya dipisahkan: postingan, cerita, chat, audiens, dan kenangan. Bukan untuk melakukan lebih banyak, tetapi untuk membuat berbagi terasa dekat lagi.
Nilai-nilai di balik Moments
Kami tidak ingin membangun jaringan lain yang berpusat pada volume, tampilan, atau retensi. Berikut beberapa gagasan yang penting bagi kami:
1/ Orang-orang terdekat Anda harus lebih penting daripada feed.
Jika Anda membuka aplikasi untuk melihat kabar orang-orang terdekat, itu seharusnya menjadi hal pertama yang Anda lihat. Bukan tersembunyi di balik lapisan rekomendasi, kebisingan, dan konten yang membuat Anda sibuk sejenak tetapi tidak mendekatkan Anda kepada siapa pun.
2/ Berbagi harus disertai kendali yang nyata.
Audiens bukan sekadar pengaturan kecil. Audiens adalah bagian dari apa yang Anda sampaikan. Terkadang sesuatu ditujukan untuk semua orang. Terkadang untuk teman yang saling mengikuti. Terkadang untuk sahabat, daftar tertentu, atau hanya untuk Anda.
3/ Tidak semua hal pantas terlihat publik secara default.
Banyak hal hanya masuk akal dalam lingkup yang lebih kecil. Untuk beberapa orang. Untuk sebuah percakapan. Untuk momen tertentu. Aplikasi sosial seharusnya menghormati hal itu, bukan selalu mendorong Anda untuk membuka semuanya.
4/ Momen tidak berakhir pada postingan.
Sebuah foto sering kali terus berlanjut setelahnya: dalam percakapan, reaksi, pesan pribadi, atau balasan konyol. Kesinambungan itu penting bagi kami karena sering kali itulah bagian paling nyata dari apa yang terjadi.
5/ Kenangan lebih baik dengan konteks.
Sebuah foto tanpa konteks menyampaikan lebih sedikit daripada cerita yang memuat orang, tempat, dan waktu. Kami peduli agar apa yang Anda bagikan tetap masuk akal di kemudian hari, alih-alih berakhir sebagai gambar lain yang hilang tanpa konteks.